APBN Tahun 1999-2000 dan Krisis Asia


APBN tahun 1998/1999-1999/2000 disusun dalam kondisi yang relatif tidak stabil. Kondisi perekonomian semakin memburuk disertai dengan kemandekan sektor riil dan stagnasi sektor perbankan. Indikator perekonomian melemah, laju inflasi melambung tinggi, rupiah terdepresiasi dan laju PDB riil mengalami kontraksi  sebesar -6,20% yang merupakan pelemahan paling signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya (1997) dimana PDB riil masih bisa bergerak di kisaran positif sebesar 8,46%.

Pemerintahan transisi yang saat itu dipimpin oleh B.J. Habibie melakukan inisiatif revisi APBN (UU Nomor 7 Tahun 1998 tentang Perubahan UU Nomor 3 Tahun 1998 tentang APBN Tahun Anggaran 1998/1999). Revisi tersebut dilakukan dalam rangka penguatan sektor ekonomi untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan pasar. Dalam revisi APBN tersebut, dilakukan peninjauan terhadap beberapa program dan kegiatan pembangunan antara lain :

  1. Menunda proyek dan kegiatan pembangunan yang belum mendesak seperti pengadaan kendaraan bermotor dan pembangunan gedung baru.
  2. Melakukan realokasi dan menyediakan anggaran tambahan untuk memperkuat Jaring Pengaman Sosial (Social Safety Net) di bidang pendidikan dan kesehatan.
  3. Memperluas pencipataan lapangan kerja dan kesempatan berusaha.
  4. Meningkatkan produksi pangan.
  5. Meningkatkan peranan pengusaha kecil, menengah, dan koperasi.

Beberapa agenda ekonomi pada APBN tahun tersebut antara lain :

  1. Mewujudkan nilai tukar dalam batasan wajar dan stabil.
  2. Mengendalikan laju inflasi serta tingkat suku bunga.
  3. Melanjutkan program restrukturisasi dan penyehatan perbankan.
  4. Meneruskan upaya penyelesaian hutang luar negeri.
  5. Mengupayakan ketersediaan dan ketercukupan sembako dan obat-obatan bagi masyarakat.
  6. Menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan produksi terutama yang berbasis pada ekonomi rakyat dan berorientasi ekspor.

 

 

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s